Indentitas di Faktur Pajak Berubah-ubah
Ditulis oleh Indra Riana   
Tuesday, 29 April 2008

Perusahaan kami mempunyai supplier tetap,dimana nama di Faktur Pajak yang diterbitkan ke kami berubah-ubah, saya sudah minta nama NPWPnya ternyata di NPWP tercantum nama perorangan sedangkan selama ini supplier ini memberi Faktur Pajak ke kami berdasarkan nama PT itu Mis. UD Sefaka,tetapi No. NPWP sebenarnya sama.
Yang mau saya tanya apakah itu bermasalah di pajak,apakah saya harus minta faktur pajak pengganti yang sesuai dengan nama di NPWP tersebut.

Terima kasih - Tina

 

Jawab :

Ibu Tina,

Faktur pajak merupakan bukti pungutan pajak dan dapat digunakan sebagai sarana untuk mengkreditkan Pajak Masukan. Oleh karena itu, Faktur Pajak harus benar, baik secara formal maupun secara materiil. Faktur pajak harus diisi secara lengkap, jelas dan benar dan ditandatangani oleh pejabat yang ditunjuk oleh Pengusaha Kena Pajak untuk menandatanganinya.

Pengusaha Kena Pajak menerbitkan Faktur Pajak Cacat, yaitu Faktur Pajak Standar yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (5) undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000, termasuk di dalamnya adalah Faktur Pajak Standar yang tidak diisi secara lengkap, jelas, benar, dan/atau tidak ditandatangani oleh pejabat atau kuasa yang ditunjuk oleh Pengusaha Kena Pajak.

Faktur Pajak yang tidak diisi dengan ketentuan dalam ayat ini dapat mengakibatkan Pajak Pertambahan Nilai yang tercantum di dalamnya tidak dapat dikreditkan sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 9 ayat (8) huruf f undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2000. Faktur Penjualan yang memuat keterangan dan yang pengisiannya sesuai dengan ketentuan dalam ayat ini disebut sebagai Faktur Pajak Standar.

Untuk memeriksa apakah Faktur Pajak yang diserahkan penjual merupakan Faktur Pajak yang diisi dengan benar, sebaiknya ibu meminta sbb:

1. Foto Copy Kartu NPWP dan NPKP
2. Foto copy Surat Kuasa Penandatangan Faktur Pajak yg di sampaikan ke KPP setempat

Berdasarkan kedua dokumen tersebut ibu dapat mencocokkan indentitas yang tertulis di Faktur Pajak yaitu nama, alamat dan penandatangan Faktur Pajak. Apabila tidak sesuai, ibu harus menolak Faktur Pajak tersebut karena di kategorkan sebagai Faktur Pajak Cacat yang tidak dapat di kreditkan oleh ibu.

Demikian penjelasan kami (irds)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >