Kurs Pajak
23 Juli 2014 - 05 Agustus 2014
Rp
Negara
11.666,00
Amerika S.(USD)
10.934,03
Australia (AUD)
9.390,00
Brunei Darussalam (BND)
12,01
Burma (BUK)
10.854,18
Canada (CAD)
1.879,60
China (CNY)
2.117,40
Denmark (DKK)
15.788,38
EURO (EUR)
1.505,04
Hongkong (HKD)
193,83
India (INR)
19.960,32
Inggris (GBP)
115,0029
Jepang (JPY)
11,33
Korea (KRW)
41.289,45
Kuwait (KWD)
3.665,03
Malaysia (MYR)
1.882,04
Norwegia (NOK)
118,13
Pakistan (PKR)
267,87
Philipina (PHP)
3.110,33
Saudi A. (SAR)
10.156,19
Selandia B.(NZD)
9.387,89
Singapura (SGD)
89,58
Sri Lanka (LKR)
1.707,64
Swedia (SEK)
12.995,99
Swiss (CHF)
362,96
Thailand (THB)
 
 

Menu Pajak

 
 

Sindikasi

Support


infopajak_cs

 
Koreksi objek PPH Pasal 21 Tahun Pajak 1998 karena belum di perhitungkan dalam SPT
Ditulis oleh adminforum   
Thursday, 02 April 2009

Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put.05522/BPSP/M.III/10/2002

Jenis Pajak                : Pajak Penghasilan Pasal 21
Tahun Pajak             : 1998
Pokok Sengketa        : Koreksi objek Pajak Penghasilan Pasal 21 Tahun Pajak 1998 sebesar Rp118.194.611,00, karena belum di perhitungkan dalam SPT

Menurut Terbanding :

Koreksi sejumlah Rp118.194.611,00 terhadap objek PPh Pasal 21 disebabkan karena objek PPh Pasal 21 yang belum diperhitungkan dalam SPT Tahunan PPh Pasal 21, berupa pembayaran gaji dan upah dari perkiraan Harga Pokok Penjualan, pengurang penghasilan bruto.

Menurut Pemohon    :

Pembebanan oleh PT Semen Padang ke Pemohon atas penghasilan/gaji staf yang diperbantukan namun atas PPh Pasal 21 telah disetor dan dilaporkan oleh PT Semen Padang dalam SPT Tahunan PPh Pasal 21 tanggal 25 Maret 1999, sedangkan penghasilan/gaji staf yang diperbantukan bukan merupakan biaya bagi PT Semen Padang melainkan biaya bagi Pemohon.

Sesuai surat keterangan dari Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Padang Nomor : S-1343/WPJ.02/RP.01/2001 tanggal 23 Nopember 2001 tentang penghasilan/gaji direksi yang telah dipotong PPh Pasal 21-nya oleh PT Semen Padang menyatakan bahwa pembayaran gaji staf PT Semen Padang yang diperbantukan telah dibebankan melalui rekening antar perusahaan ke Pemohon.

Pendapat Majelis    :

Permasalahan dalam banding ini adalah gaji/tunjangan pegawai PT Semen Padang yang diperbantukan ke Pemohon dimana atas gaji/tunjangan tersebut dibebankan oleh Pemohon sedangkan PPh Pasal 21-nya telah disetor dan dilaporkan PT Semen Padang dalam SPT Tahunan PPh Pasal 21 Tahun Pajak 1998 tanggal 25 Maret 1999.

Adapun staf yang diperbantukan tersebut telah disetor PPh Pasal 21nya telah dibuktikan Pemohon melalui lampiran 1721-A1.

Dalam surat PT Semen Padang Nomor : 949/KRE/BDH11/09.2000 tanggal 19 September 2000 dinyatakan jumlah pajak terutang atas PPh Pasal 21 karyawan yang diperbantukan termasuk beban pajak anak perusahaan PT Semen Padang, yaitu Pemohon sebesar Rp118.194.612 dan telah dibayar lewat rekening koran oleh Pemohon dan gaji-gaji ke-4 karyawan tersebut tidak diperhitungkan dalam rugi/laba PT Semen Padang, sehingga PT Semen Padang memindahbukukan PPh Pasal 21 dari PT Semen Padang ke Pemohon.

Bahwa selain itu dalam surat pernyataan Nomor : 850/KRE/BDH11/08.2000 tanggal 18 Agustus, PT Semen Padang menyatakan bahwa atas SSP sebesar Rp118.194.612,00 adalah bukan milik PT Semen Padang dan setuju dipindahbukukan kepada Pemohon, selain itu dalam surat keterangannya No. 852/KRE/BDH11/08.2000 tanggal 9 Agustus 2000 menerangkan bahwa karyawan PT Semen Padang yang diperbantukan ke Pemohon, gaji dan tunjangan-tunjangan tahun 1998 yang dibebankan ke Pemohon, tidak diperhitungkan dalam rugi/laba PT Semen Padang.

Dalam persidangan terhadap koreksi PPh Pasal 21 atas gaji staf PT Semen Padang yang diperbantukan di Pemohon sebesar Rp118.194.612,00, Terbanding dapat menerima bukti yang disampaikan Pemohon berupa bukti potong PPh Pasal 21 atas ke-4 pegawai PT Semen Padang yang diperbantukan ke Pemohon sebesar Rp118.194.612,00 dan Surat Kepala Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak Padang kepada Pemohon Nomor : S-1343/WPJ.02/ RP.01/2001 tanggal 23 Nopember 2000 perihal keterangan tentang penghasilan/ gaji Direksi yang telah dipotong PPh Pasal 21 oleh PT Semen Padang, pembayaran gaji staf tersebut telah dibebankan kepada Pemohon melalui rekening koran antar perusahaan.

Berdasarkan uraian tersebut di atas, tidak terdapat cukup alasan untuk mempertahankan koreksi Terbanding dimaksud.

 

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Survey Pajak

Apakah kenaikan pajak PBB DKI sampai 140%, sudah tepat ?
 

Diskusi Pajak Terbaru