Menu Pajak

 
 

Sindikasi

Support


infopajak_cs

 
Koreksi Dasar Pengenaan Pajak
Ditulis oleh adminforum   
Monday, 23 March 2009

Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put.02059/PP/M.I/25/2004

Jenis Pajak 
                   : Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat (2)
Tahun Pajak                  : 2000
Pokok Sengketa            : Koreksi Dasar Pengenaan Pajak

Menurut Terbanding    :

Koreksi dilakukan karena hasil equalisasi objek Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) dengan General ledger Pemohon.

Terdapat tambahan nilai aktiva dan reklas tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Pemohon        :

Bukti Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) yang telah dipotong, disetor dan telah dilaporkan adalah pemotongan atas biaya pembangunan PK Plant, PKM serta dermaga.

Menurut Pemohon, dasar koreksi dengan memakai bukti ekstern yaitu hasil equalisasi antara Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) dengan General Ledger dan kolom tambahan nilai aktiva adalah tidak tepat.

Ada tambahan nilai gedung/bangunan tidak semuanya penambahan aktiva tetapi ada yang reklas dari aktiva dalam penyelesaian (construction in progress) ke aktiva tetap (fixed assets).

Menurut Pemohon, tambahan assets kena Pajak Penghasilan Final sedangkan tambahan assets reklas tidak kena Pajak Penghasilan Final.

Berdasarkan penjelasan Pemohon dalam persidangan diketahui untuk tahun pajak 1997 sampai dengan tahun 1999 sudah diperiksa oleh Terbanding dan kewajiban perpajakan dianggap selesai dan tidak ada permasalahan dan Terbanding tidak memberikan tanggapan atas penjelasan tersebut.

Bahwa project/construction in progress/assets under construction tersebut terjadi sebelum tahun 2000 di mana pada saat dicatat, kewajiban Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2)-nya telah dipenuhi pada masa bersangkutan dan sebagian merupakan reklas, untuk kewajiban pajaknya Pemohon telah melampirkan laporan pemotongan, bukti potong, Surat Setoran Pajak Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2).

Transfer adalah pengalihan construction in progress bersangkutan ke fixed assets dalam tahun 2000, pos construction in progress berkurang karena ditransfer ke pos fixed assets masing-masing yaitu building, machinery and equipment dan furniture and fixture.

Pendapat Majelis        :

Majelis telah memberikan kesempatan kepada Terbanding dan Pemohon untuk melakukan pencocokan data mengenai adanya penambahan assets dan reklas dari construction in progress ke pos assets.

Berdasarkan hasil pencocokan data antara Pemohon dengan Terbanding diketahui bahwa terhadap objek pajak Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) telah dipenuhi kewajiban perpajakannya berdasarkan bukti-bukti yang diberikan oleh Pemohon.

Terdapat selisih objek antara Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) dengan general ledger dan rekapitulasi objek Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) tahun berjalan, hal ini merupakan transaksi dengan objek tahun sebelumnya yang kewajiban perpajakannya dipenuhi dan dilaporkan pada tahun 2000.

Berdasarkan bukti-bukti dan fakta-fakta yang diberikan dalam persidangan, Majelis berpendapat terbukti adanya penambahan assets karena reklas dari construction in progress ke fixed assets yaitu berupa tambahan nilai gedung/bangunan yang kewajiban Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2)-nya sudah dipenuhi pada tahun sebelumnya, sehingga terdapat cukup alasan untuk membatalkan koreksi Terbanding terhadap equalisasi objek pajak Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) dengan general ledger, karenanya koreksi Terbanding tersebut tidak dapat dipertahankan.

 

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Survey Pajak

Apakah kenaikan pajak PBB DKI sampai 140%, sudah tepat ?
 

Diskusi Pajak Terbaru