19 Negara Terapkan Restriksi, Jokowi: Indonesia Harus Manfaatkan Peluang Ekspor
Pajak.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kebijakan restriksi perdagangan yang saat ini diterapkan oleh 19 negara di tengah ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya, Indonesia bisa memanfaatkan peluang tersebut terutama dalam sektor ekspor.
Jokowi menjelaskan bahwa, saat ini dunia sedang dilanda perlambatan ekonomi dengan pertumbuhan hanya di kisaran 2,6 persen hingga 2,7 persen dan inflasi global yang mencapai 5,9 persen.
“Saat banyak negara melakukan restriksi akibat perang dagang, menurut saya, di situ ada peluang,” ujar Jokowi dalam acara pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-39 pada Rabu (9/10).
Menurut Jokowi, kebijakan restriksi perdagangan ini muncul sebagai respons terhadap perang dagang dan berbagai konflik lainnya yang terus berlangsung. Akibatnya, volume perdagangan dunia menjadi lesu, dan banyak negara fokus melindungi pasar domestik mereka.
Di tengah kondisi ini, produksi berlebih di Cina menambah tekanan pada banyak negara, termasuk Indonesia. Jokowi menyatakan bahwa, banyak negara mulai khawatir dengan produk-produk impor Cina yang dijual dengan harga murah. Mereka bersiap melindungi pasar domestik mereka agar tidak diserbu oleh produk Cina yang kompetitif.
“Banyak negara sudah mulai khawatir dan bersiap melindungi pasar domestiknya dari masuknya produk impor dari Cina yang masif dengan harga yang jauh lebih murah,” tambahnya.
Sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia harus sigap dalam menghadapi situasi ini. Dengan 280 juta penduduk, Indonesia memiliki pasar domestik yang besar, namun Jokowi menekankan bahwa pasar ekspor juga harus diperhatikan.
“Kita harus mampu memasarkan produk-produk kita, agar kita mampu menguasai pasar di dalam negeri dan juga terus merambah secara luas di pasar luar negeri,” tegas Jokowi.
Dalam pandangannya, Jokowi juga mendorong pelaku usaha di Indonesia untuk beralih dari metode pemasaran konvensional ke strategi yang lebih modern. Menurutnya, ini adalah saat yang tepat untuk memanfaatkan teknologi digital guna memperluas jangkauan produk Indonesia ke pasar global.
“Pemasaran juga jangan selalu dengan cara-cara konvensional. Sekarang sudah eranya digital. Kita harus masuk secara masif ke sana untuk memasarkan produk-produk negara kita, Indonesia,” ujarnya.
Meskipun kondisi ekonomi global saat ini penuh tantangan, Jokowi melihat ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh Indonesia, terutama dalam sektor ekspor. Ia optimistis bahwa Indonesia mampu mengambil manfaat dari situasi yang ada dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional.
“Saat banyak negara mengalami inflasi tinggi, menurut saya, di situ juga ada peluang,” pungkasnya.

Comments