Kurs Pajak
22 - 28 Oktober 2014
Rp
Negara
12.168,00
Amerika S.(USD)
10.664,66
Australia (AUD)
9.551,61
Brunei Darussalam (BND)
12,24
Burma (BUK)
10.795,88
Canada (CAD)
1.986,70
China (CNY)
2.086,00
Denmark (DKK)
15.533,40
EURO (EUR)
1.568,50
Hongkong (HKD)
197,62
India (INR)
19.519,51
Inggris (GBP)
114,0677
Jepang (JPY)
11,45
Korea (KRW)
42.087,86
Kuwait (KWD)
3.716,43
Malaysia (MYR)
1.857,91
Norwegia (NOK)
118,28
Pakistan (PKR)
271,16
Philipina (PHP)
3.243,61
Saudi A. (SAR)
9.652,07
Selandia B.(NZD)
9.550,41
Singapura (SGD)
93,10
Sri Lanka (LKR)
1.694,06
Swedia (SEK)
12.865,96
Swiss (CHF)
375,28
Thailand (THB)
 
 

Menu Pajak

 
 

Sindikasi

Support


infopajak_cs

 
Pendaftaran NPWP Online Sepi Peminat
Ditulis oleh detikFinance   
Wednesday, 28 July 2010

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) mencatat pendaftaran wajib pajak untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) via online masih sepi peminat. Dari 16 juta wajib pajak yang tercatat di Ditjen Pajak hanya 2,4 juta wajib pajak yang mendaftarkan dirinya melalui e-registration.

"Memang e-registration masih sepi peminat, dari 16 juta total wajib pajak yang memiliki NPWP hanya 2,4 juta yang mendaftarkan dirinya melalui internet," ujar Kepala Seksi Aplikasi dan Pelayanan Registrasi Ditjen Pajak, Muhammad Jufri dalam pelatihan perpajakan di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Rabu (28/07/2010).

Jufri mengatakan, sistem e-regsitration merupakan sistem pendaftaran wajib pajak dan atau pengukuhan pengusaha kena pajak dan perubahan data wajib pajak melalui internet yang terhubung langsung secara on-line dengan Ditjen Pajak. "Dari 2,4 juta pendaftar sekitar 90%-nya merupakan wajib pajak perorangan atau orang pribadi," tuturnya.

E-registration, sambung Jufri diadakan sejak tahun 2005. Namun, perkembangannya cukup baik karena dari tahun ke tahun pengguna e-regsitration terus meningkat.

"Sejak tahun 2009 e-registration baru mulai banyak peminatnya, diharapkan ke depan penggunanya akan lebih banyak lagi," katanya.

Sepinya peminat, lanjut Jufri dikarenakan memang belum banyak yang mengetahui pembuatan NPWP melalui internet. Padahal menurutnya, sangat efisien karena para wajib pajak tidak perlu datang ke kantor pelayan pajak.

"E-registration memberikan kemudahan bagi wajib pajak untuk mendaftar kapanpun serta di mana saja dan memperoleh NPWP saat itu juga," katanya.

Caranya sangat mudah, Jufri memaparkan wajib pajak hanya tinggal membuka situs www.pajak.go.id dan memilih menu e-registration. "Hanya dalam 5 menit wajib pajak bisa mendapatkan NPWP," ungkapnya.(dru/dnl)


Herdaru Purnomo

Sumber : detikFinance
Tanggal: 28 Juli 2010

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Survey Pajak

Apakah kenaikan pajak PBB DKI sampai 140%, sudah tepat ?
 

Diskusi Pajak Terbaru