PMA bisa manfaatkan fasilitas diskon pajak 50%
Ditulis oleh Bisnis.com   
Saturday, 12 June 2010

JAKARTA (Bisnis.com): Perusahaan Modal Asing dapat memanfaatkan fasilitas diskon pajak 50% asalkan sebagian sahamnya telah terbuka untuk umum.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur Peraturan Perpajakan II Ditjen Pajak Achmad Sjarifuddin Alsah melalui pesan singkatnya kepada Bisnis.com hari ini.

"[PMA bisa memanfaatkan diskon pajak sesuai pasal 31E UU PPh] yang penting sebagian sahamnya go publik," katanya singkat.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Mochamad Tjiptardjo telah menerbitkan surat edaran bernomor SE-66/PJ/2010 tentang Penegasan atas Pelaksanaan Pasal 31E ayat 1 UU PPh.

Dalam SE itu diatur pemberian fasilitas pengurangan tarif sebesar 50% dari tarif PPh badan yang berlaku, dilaksanakan dengan cara self assessment pada saat penyampaian surat pemberitahuan (SPT) tahunan wajib pajak badan. Oleh karena itu, wajib pajak tidak perlu menyampaikan permohonan untuk dapat memperoleh fasilitas tersebut.

Merujuk pasal 31E ayat 1 UU tentang PPh, wajib pajak badan dalam negeri dengan peredaran bruto sampai dengan Rp50 miliar mendapatkan fasilitas pengurangan tarif sebesar 50% dari tarif PPh badan yang berlaku yang dikenakan atas penghasilan kena pajak (PKP) dari bagian peredaran bruto sampai dengan Rp4,8 miliar.

Peredaran bruto yang dimaksud adalah penghasilan yang diterima atau diperoleh dari kegiatan usaha sebelum dikurangi biaya untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia yang meliputi penghasilan yang dikenai PPh bersifat final, penghasilan yang dikenai PPh tidak final, dan penghasilan yang dikecualikan dari objek pajak.

Dalam SE itu, Tjiptardjo juga menegaskan bila fasilitas diskon pajak tersebut bukan merupakan pilihan.

"Sepanjang akumulasi peredaran bruto tidak melebihi Rp50 miliar, tarif PPh yang diterapkan atas PKP bagi wajib pajak badan dalam negeri wajib mengikuti ketentuan fasilitas pengurangan tarif," tegasnya dalam SE itu.(yn)

Oleh: Achmad Aris

Sumber  : Bisnis.com
Tanggal : 12 Juni 2010

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >