Kurs Pajak
27 Agustus 2014 - 02 September 2014
Rp
Negara
11.694,00
Amerika S.(USD)
10.879,77
Australia (AUD)
9.356,37
Brunei Darussalam (BND)
12,03
Burma (BUK)
10.678,32
Canada (CAD)
1.902,06
China (CNY)
2.079,86
Denmark (DKK)
15.506,38
EURO (EUR)
1.508,74
Hongkong (HKD)
192,92
India (INR)
19.393,04
Inggris (GBP)
112,7335
Jepang (JPY)
11,46
Korea (KRW)
41.181,56
Kuwait (KWD)
3.694,81
Malaysia (MYR)
1.895,06
Norwegia (NOK)
115,74
Pakistan (PKR)
267,02
Philipina (PHP)
3.117,91
Saudi A. (SAR)
9.813,57
Selandia B.(NZD)
9.357,27
Singapura (SGD)
89,80
Sri Lanka (LKR)
1.693,31
Swedia (SEK)
12.810,47
Swiss (CHF)
365,76
Thailand (THB)
 
 

Menu Pajak

 
 

Sindikasi

Support


infopajak_cs

 
e-SPT PPN 1107 masih bisa digunakan
Ditulis oleh Bisnis Indonesia   
Saturday, 08 May 2010

JAKARTA: Wajib pajak (WP) masih dapat menggunakan aplikasi e-SPT PPN 1107 dalam penyampaian SPT masa PPN karena formulir SPT masa PPN yang baru belum selesai dibuat.

Ketentuan ini ditegaskan oleh Direktur Jenderal Pajak Mochamad Tjiptardjo dalam surat edaran Dirjen Pajak No. 59/PJ/2010 tentang Penggunaan Aplikasi E-SPT PPN 1107 sehubungan dengan berlakunya UU No. 42/2010 tertanggal 3 Mei 2010.

"Formulir SPT masa PPN yang baru direncanakan digunakan paling lambat 1 Januari 2011," terang Tjiptardjo dalam surat edaran yang diperoleh Bisnis kemarin.

Tjiptardjo menjelaskan bagi pengusaha kena pajak (PKP) yang menerbitkan faktur pajak kepada pembeli tanpa identitas dan PKP yang menerbitkan faktur pajak dalam rangka penyerahan barang kena pajak (BKP) kepada turis asing, pelaporan dalam aplikasi e-SPT PPN 1107 dilakukan dengan cara mengunduh nilai dasar pengenaan pajak dan PPN-nya pada lampiran 1107 A bagian III 'Penyerahan Dalam Negeri Dengan Faktur Pajak Sederhana'.

Sementara itu, PKP toko ritel yang ditunjuk melakukan penyerahan kepada orang pribadi pemegang paspor luar negeri yang menyampaikan SPT masa PPN dengan menggunakan aplikasi e-SPT PPN 1107 diwajibkan melampirkan daftar perincian penyerahan BKP kepada orang pribadi pemegang paspor luar negeri secara manual.

"Daftar perincian tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari SPT masa PPN toko ritel yang bersangkutan," kata Tjiptarjdo.

Adapun bagi PKP lainnya yang melakukan penyerahan kepada pembeli tanpa identitas (nama dan NPWP pembeli tidak diisi), dia tidak wajib melampirkan daftar perinciannya pada saat menyampaian e-SPT PPN 1107.

"Tapi cukup mengadministrasikan rincian yang dimaksud," tandasnya.

Dalam surat edaran itu, Tjiptardjo juga menyampaikan PKP yang melakukan kegiatan usaha tertentu sebagaimana diatur dalam PMK No. 79/PMK.03/2010 dan ingin menyampaikan SPT masa PPN dengan menggunakan aplikasi e-SPT PPN 1107, diminta untuk terlebih dahulu mengunduh aplikasi e-SPT PPN 1107 versi 3.1.

Formulir e-SPT tersebut dapat diperoleh pada situs resmi Ditjen Pajak. "Penyesuaian dilakukan atas formulasi penghitungan pajak masukan yang dapat dikreditkan," pungkas Tjiptardjo.

Oleh Achmad Aris
Bisnis Indonesia

Sumber : Bisnis Indonesia
Tanggal : 8 Mei 2010

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Survey Pajak

Apakah kenaikan pajak PBB DKI sampai 140%, sudah tepat ?
 

Diskusi Pajak Terbaru