Kurs Pajak
27 Agustus 2014 - 02 September 2014
Rp
Negara
11.694,00
Amerika S.(USD)
10.879,77
Australia (AUD)
9.356,37
Brunei Darussalam (BND)
12,03
Burma (BUK)
10.678,32
Canada (CAD)
1.902,06
China (CNY)
2.079,86
Denmark (DKK)
15.506,38
EURO (EUR)
1.508,74
Hongkong (HKD)
192,92
India (INR)
19.393,04
Inggris (GBP)
112,7335
Jepang (JPY)
11,46
Korea (KRW)
41.181,56
Kuwait (KWD)
3.694,81
Malaysia (MYR)
1.895,06
Norwegia (NOK)
115,74
Pakistan (PKR)
267,02
Philipina (PHP)
3.117,91
Saudi A. (SAR)
9.813,57
Selandia B.(NZD)
9.357,27
Singapura (SGD)
89,80
Sri Lanka (LKR)
1.693,31
Swedia (SEK)
12.810,47
Swiss (CHF)
365,76
Thailand (THB)
 
 

Menu Pajak

 
 

Sindikasi

Support


infopajak_cs

 
Pajak rokok
Ditulis oleh Bisnis Indonesia   
Tuesday, 24 November 2009

Tidak lama lagi UU federal yang baru akan mampu menjangkau semua celah yang masih menguntungkan dunia industri tembakau. Baru-baru ini Presiden Obama menandatangani UU asuransi kesehatan anak-anak.

Meskipun proses UU itu memakan waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan masa yang dimana industri tembakau menghindari 20 kali lipat pengenaan pajak atas penjualan rokok yang menawarkan peracikan sendiri oleh konsumen (roll-your-won) dengan menyediakan tembakau dan kertas rokok kepada konsumen.

Perusahaan tembakau memasarkan produk roll-your-own sebagai "tembakau pipa," yang hanya dikenakan sepersepuluh dari pajak dan tidak tercakup secara jelas dalam UU. Hasilnya, perusahaan yang menghasilkan produk roll-your-own berhasil meraup 1,7 juta pounds dalam waktu kurang dari 5 bulan dan itu cukup untuk memproduksi sekitar 42 juta rokok.

Jelas sekali, diperlukan adanya amendemen baru yang akan menjerat produk rokok roll-your-own pada pengenaan pajak penuh dan pengendalian yang tepat dari pemerintah federal.

• International Herald Tribune, 22 November

Sumber : Bisnis Indonesia
Tanggal: 24 Nopember 2009

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Survey Pajak

Apakah kenaikan pajak PBB DKI sampai 140%, sudah tepat ?
 

Diskusi Pajak Terbaru