Kurs Pajak
15 - 21 Oktober 2014
Rp
Negara
12.210,00
Amerika S.(USD)
10.687,69
Australia (AUD)
9.576,44
Brunei Darussalam (BND)
12,33
Burma (BUK)
10.915,69
Canada (CAD)
1.990,62
China (CNY)
2.077,48
Denmark (DKK)
15.464,17
EURO (EUR)
1.573,98
Hongkong (HKD)
199,18
India (INR)
19.647,04
Inggris (GBP)
113,1592
Jepang (JPY)
11,43
Korea (KRW)
42.307,49
Kuwait (KWD)
3.746,79
Malaysia (MYR)
1.883,19
Norwegia (NOK)
119,03
Pakistan (PKR)
273,01
Philipina (PHP)
3.254,81
Saudi A. (SAR)
9.569,33
Selandia B.(NZD)
9.578,70
Singapura (SGD)
93,66
Sri Lanka (LKR)
1.692,20
Swedia (SEK)
12.772,20
Swiss (CHF)
375,56
Thailand (THB)
 
 

Menu Pajak

 
 

Sindikasi

Support


infopajak_cs

 
Perusahaan Belum PKP
Ditulis oleh Indra Riana   
Monday, 31 March 2008

Bagaimana seharusnya jika perusahaan yg tidak PKP, mendapatkan order yg harus membuat Faktur pajak, sedangkan perusahaan tersebut membeli barang tdk kena PPN, apa perusahaan tersebut harus menjadi PKP dahulu?walaupun Perusahaan itu termasuk perusahaan kecil dan omset/bln < Rp. 50 jt. Apa perusahaan tsb harus melepaskan ordernya jika tidak mau PKP? Atas perhatiannya terima kasih

Yuliana

 

Jawaban:

Ibu Yuliana,
Untuk menjadi PKP adalah suatu pilihan perusahaan, namun pemerintah hanya membatasi apabila omset perusahaan di bawah 600 jt maka pengusaha tersebut boleh memilih untuk tidak menjadi PKP. Sebenarnya tidak masalah  apabila pembelian barangnya tidak kena PPN dan perusahaan menjadi PKP, karena berarti PPN masukannya menjadi tidak ada. Dilain pihak, kalau order yang terima cukup sering dan signifikan, tentunya tidak masalah juga untuk menjadi PKP. Selain itu, kalau anda dapat menjelaskan kepada klien bawa perusahaan anda belum PKP seharusnya tidak masalah juga apabila perusahaan anda tidak membuka Faktur Pajak bukan. (irds)

 

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Survey Pajak

Apakah kenaikan pajak PBB DKI sampai 140%, sudah tepat ?
 

Diskusi Pajak Terbaru