Pelunasan hutang dengan menyerahkan tanah
Ditulis oleh Indra Riana   
Friday, 15 February 2008

saya akan membayar hutang saya dengan menyerahkan tanah saya sebagai pelunasannya. Apakah saya harus membayar PPhnya ? 

Erry S - Karawaci

Jawaban : 

Pak Erry,  

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 1999 tentang Pembayaran Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan, disebutkan bahwa : Atas penghasilan yang diterima atau diperoleh orang pribadi atau badan dari pengalihan hak atas tanah dan/atau  bangunan, baik dalam kegiatan usahanya maupun diluar usahanya, wajib dibayar atau dipungut Pajak Penghasilannya pada saat terjadinya transaksi tersebut. 

Yang dimaksud pengalihan hak ini adalah semua pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan yang dapat dilakukan dengan cara penjualan, tukar-menukar termasuk ruilslag, perjanjian pemindahan hak, pelepasan hak, penyerahan hak, lelang, hibah, atau cara lain yang disepakati oleh kedua belah pihak yang bukan pemerintah. 

Dalam hal ini menyerahkan tanah (penyerahan hak) anda sebagai pembayaran hutang, sudah berarti anda telah mengalihkan hak atas tanah tersebut kepada pihak lain sehingga terhutang Pajak Penghasilannya pada saat terjadinya transaksi tersebut. Pengalihan hak atas tanah ini merupakan penghasilan bagi anda walaupun kemudian dipergunakan sebagai pembayaran hutang anda, sama halnya seandainya anda menjual tanah tersebut kepada pihak lain dan uang penjualannya anda pergunakan untuk pembayaran hutang anda. Pengecualian atas pembayaran ini dapat anda lihat di pasal 5, PP 48 Tahun 1994.

Sehingga bagi anda (Wajib Pajak orang pribadi) yang jumlah penghasilan­nya melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), apabila melakukan pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan yang jumlah brutonya kurang  dari  Rp 60.000.000.00 (enam puluh juta rupiah), penghasilan yang diperoleh dari pengalihan tersebut merupakan objek Pajak Penghasilan, dan Pajak Penghasilan terutang yang bersitat final sebesar 5% (lima per seratus) dari jumlah bruto nilai pengalihan, wajib dibayar sendiri oleh Wajib Pajak dengan Surat Setoran Pajak Final sebelum akhir tahun pajak yang bersangkutan.  Demikian penjelasan kami (irds) 

Terakhir kali diperbaharui ( Friday, 15 February 2008 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >