Pajak Bandara Rp 40.000, Digunakan untuk Apa Saja?
Ditulis oleh DetikFinance   
Thursday, 06 September 2012

Jakarta - Setiap penumpang pesawat terbang harus membayar passenger service charge (PSC) atau yang lebih sering dikenal airport tax. Misalnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) penumpang dikenakan biaya minimal Rp 40.000 oleh pengelola yaitu PT Angkasa Pura II.

Sementara untuk jurusan luar negeri penumpang di Bandara Soetta akan terkena pajak sebesar Rp 150.000 setiap keberangkatan. Setiap bandara memiliki tarif PSC berbeda-beda. Mau tahu, digunakan untuk apa saja uang tersebut?

Corporate Secretary PT Angkasa Pura II, Trisno Heryadi menjelaskan dana yang ditarik dari seluruh penumpang itu akan dipergunakan untuk membiayai fasilitas di bandara termasuk membayar kebersihan toilet dan listrik.

"Itu cost recovery untuk AC, listrik, toilet, jasa kebersihan, intinya lebih kepada fasilitas bandara," kata Trisno kepada detikFinance saat dihubungi, Kamis (6/9/2012).

Trisno menambahkan bahwa PSC yang dihimpun dari penumpang pesawat tidak masuk ke dalam pendapatan Angkasa Pura I dan II.

"Ada pendapatan aeromatika dan non aeromatika, terbesar dari aero salah satu contohnya pesawat naik dan turun, serta parkir. Kalau non aero seperti sewa toko di bandara. Kalau PSC gak masuk ke dalam pendapatan," tambahnya.

Sementara itu, dari pihak Angkasa Pura I selaku pengelola bandara untuk wilayah Indonesia Timur merilis setidaknya penerimaan Pendapatan Operasional dari Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) dari PSC pada tahun 2011sebesar Rp 1,22 T dan PJP2U sampai dengan Triwulan II Tahun 2012 sebesar Rp 654 miliar.

Seperti diketahui jumlah penumpang pesawat udara yang ada di data Kementrian Perhubungan pada tahun 2011 sebanyak 52,9 juta penumpang. Bisa dibayangkan besarnya dana yang diterima oleh pengelola bandara yakni Angkasa Pura I dan II.

Pastinya, layanan dan fasilitas bandara yang diberikan kepada penumpang sudah baik karena penumpang harus membayar PSC. Apakah anda merasa pelayanan dan fasilitas bandara sudah baik?

Sumber : DetikFinance
Tanggal: 06 September 2012

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >