Kurs Pajak
01 - 07 Oktober 2014
Rp
Negara
12.020,00
Amerika S.(USD)
10.572,38
Australia (AUD)
9.455,62
Brunei Darussalam (BND)
12,10
Burma (BUK)
10.814,23
Canada (CAD)
1.959,31
China (CNY)
2.058,58
Denmark (DKK)
15.323,08
EURO (EUR)
1.549,86
Hongkong (HKD)
196,54
India (INR)
19.598,52
Inggris (GBP)
110,1945
Jepang (JPY)
11,52
Korea (KRW)
41.772,04
Kuwait (KWD)
3.692,83
Malaysia (MYR)
1.874,31
Norwegia (NOK)
116,98
Pakistan (PKR)
268,88
Philipina (PHP)
3.204,57
Saudi A. (SAR)
9.533,14
Selandia B.(NZD)
9.456,22
Singapura (SGD)
92,24
Sri Lanka (LKR)
1.665,69
Swedia (SEK)
12.691,16
Swiss (CHF)
372,29
Thailand (THB)
 
 

Menu Pajak

 
 

Sindikasi

Support


infopajak_cs

 
Banten Gratiskan Biaya Masuk Kendaraan
Ditulis oleh koran.tempo.co   
Tuesday, 04 September 2012

SERANG -- Pemerintah Provinsi Banten menghapuskan denda keterlambatan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) atau mutasi nomor polisi kendaraan dari luar Banten. "Kebijakan ini dilakukan untuk mendongkrak pajak daerah," kata Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Banten, Zaenal Mutaqien, kemarin.

Menurut dia, kebijakan penghapusan PKB dan BBNKB ini sudah tertuang dalam Peraturan Gubernur Banten Nomor 9 Tahun 2012 dan dilaksanakan seluruh sistem administrasi manunggal satu atap (samsat) di Banten. "Ini merupakan program bulan panutan yang dilaksanakan 10 Agustus hingga 30 November 2012," ujar Zaenal.

Zaenal mengatakan, langkah tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan potensi pajak kendaraan. DPKAD juga sudah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pajak kendaraan, dari sosialisasi, razia, hingga penambahan gerai samsat di kabupaten/kota.

Berdasarkan data Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Rencana APBD Perubahan Banten 2012, target penerimaan pajak kendaraan pada 2012 ini ditetapkan Rp 967,14 miliar, naik Rp18,38 miliar atau menjadi Rp 985,49 miliar. Selain itu, BBNKB, yang semula ditargetkan Rp1,4 triliun, naik Rp 125,23 miliar menjadi Rp 1,53 triliun.

Kepala Bidang Pendapatan DKPAD Banten, Ahmad Yusuf, mengatakan tunggakan wajib pajak kendaraan bermotor saat ini diperkirakan mencapai Rp 80 juta. "Memang tidak terlalu besar, tetapi ini perlu dimaksimalkan," Yusuf menambahkan. Dia sulit mendata jumlah warga Banten yang memiliki kendaraan dengan nomor polisi dari luar Banten. "Diperkirakan 5-7 persen warga Banten memiliki kendaraan dengan pelat nomor polisi dari luar Banten."WASI'UL ULUM

Sumber : Koran.tempo.co
Tanggal: 04 September 2012

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Survey Pajak

Apakah kenaikan pajak PBB DKI sampai 140%, sudah tepat ?
 

Diskusi Pajak Terbaru