Kurs Pajak
23 - 29 April 2014
Rp
Negara
11.430,00
Amerika S.(USD)
10.680,19
Australia (AUD)
9.128,81
Brunei Darussalam (BND)
11,88
Burma (BUK)
10.383,55
Canada (CAD)
1.837,05
China (CNY)
2.114,63
Denmark (DKK)
15.788,94
EURO (EUR)
1.474,03
Hongkong (HKD)
189,54
India (INR)
19.180,91
Inggris (GBP)
111,7084
Jepang (JPY)
11,01
Korea (KRW)
40.640,72
Kuwait (KWD)
3.526,04
Malaysia (MYR)
1.912,19
Norwegia (NOK)
118,23
Pakistan (PKR)
257,24
Philipina (PHP)
3.047,76
Saudi A. (SAR)
9.826,60
Selandia B.(NZD)
9.128,23
Singapura (SGD)
87,49
Sri Lanka (LKR)
1.733,32
Swedia (SEK)
12.953,31
Swiss (CHF)
354,68
Thailand (THB)
 
 

Menu Pajak

 
 

Sindikasi

Support


infopajak_cs

 
2 bulan, sensus pajak tahap II jaring 400 ribu WP
Ditulis oleh Kontan.co.id   
Thursday, 12 July 2012

JAKARTA. Meskipun baru dua berjalan, Sensus Pajak Nasional Tahap II ternyata sudah mampu menjaring sekitar 400 ribuan wajib pajak baru.

Hartoyo, Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian Ditjen Pajak mengungkapkan, perolehan wajib pajak baru tersebut bisa melebihi jumlah tersebut jika sensus pajak yang dilakukan oleh seluruh kantor pelayanan pajak di Indonesia yang harusnya dimulai 1 Mei 2012 kemarin bisa dijalankan secara serentak.

Menurutnya, ada sekitar tujuh kantor yang terlambat dan baru mulai melakukan sensus di awal Juni, satu bulan setelah dimulainya Sensus Pajak Tahap II. Kantor- kantor itu antara lain; KPP Wilayah kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Papua.

Masalah lain, kata Hartoyo, juga disebabkan oleh kurangnya koordinasi antara pusat dengan daerah. Banyak daerah yang menurutnya belum siap dengan pelaksanaan sensus pajak yang dilakukan oleh direktoratnya.

Selain itu, pelaksanaan Sensus Pajak Tahap II ini juga terganjal oleh masalah perizinan. Para pemilik mal dan pusat perbelanjaan umumnya, tidak bersedia untuk memberikan ijin kepada petugas pajak untuk melakukan sensus di tempat mereka.

Hartoyo berharap, dalam beberapa waktu ke depan jumlah wajib pajak baru tersebut bisa terus ditingkatkan. Sehingga, target dua juta wajib pajak baru yang diharapkan dari Sensus Pajak Tahap II ini bisa dicapai.

Sensus Pajak dicanangkan oleh Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak pada tahun 2011 lalu untuk membantu pemerintah meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak. Sampai dengan saat ini, sensus tersebut sudah dilaksanakan sebanyak dua tahap.

Sensus Pajak Tahap I dilaksanakan pada September 2011 sampai dengan Desember 2011 lalu. Dalam sensus tersebut, pemerintah berhasil menjaring sekitar 626 ribu wajib pajak baru. Perolehan ini, hanya mencapai 60% dari target 1,5 juta wajib pajak baru yang ditetapkan sebelumnya.

Sementara itu Sensus Pajak Tahap II dilaksanakan pada Mei 2012 kemarin sampai dengan Oktober nanti. Pemerintah berharap, dari sensus pajak ini, mereka bisa menjaring dua juta wajib pajak baru lagi.

Sumber : Kontan.co.id
Tanggal: 11 Juli 2012

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Survey Pajak

Apakah kenaikan pajak PBB DKI sampai 140%, sudah tepat ?
 

Diskusi Pajak Terbaru