Kurs Pajak
17 - 23 September 2014
Rp
Negara
11.824,00
Amerika S.(USD)
10.761,1984
Australia (AUD)
9.368,04
Brunei Darussalam (BND)
12,14
Burma (BUK)
10.721,25
Canada (CAD)
1.927,46
China (CNY)
2.055,64
Denmark (DKK)
15.301,131
EURO (EUR)
1.525,47
Hongkong (HKD)
194,40
India (INR)
19.173,77
Inggris (GBP)
110,5569
Jepang (JPY)
11,42
Korea (KRW)
41.221,29
Kuwait (KWD)
3.695,32
Malaysia (MYR)
1.859,29
Norwegia (NOK)
115,67
Pakistan (PKR)
268,94
Philipina (PHP)
3.152,42
Saudi A. (SAR)
9.683,13
Selandia B.(NZD)
9.356,77
Singapura (SGD)
90,77
Sri Lanka (LKR)
1.660,07
Swedia (SEK)
12.653,74
Swiss (CHF)
367,28
Thailand (THB)
 
 

Menu Pajak

 
 

Sindikasi

Support


infopajak_cs

 
Batas Lapor SPT 31 Maret, Telat Kena Denda Rp100 Ribu
Ditulis oleh MediaIndonesia.com   
Wednesday, 28 March 2012

JAKARTA--MICOM: Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mengimbau agar segenap pemberi kerja untuk memberikan bukti potong Pajak Penghasilan (Formulir 1721-A1 atau 1721-A2) dalam rangka pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT Tahunan PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi Tahun Pajak 2011.

Mereka bisa memberikannya kepada seluruh pegawai di unit kerja masing-masing sebagai kelengkapan dalam rangka mengisi SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

Ditjen Pajak pun mengimbau seluruh bendahara gaji di lingkungan Kementerian/Lembaga serta pemegang kas di lingkungan TNI/Polri agar segera membuat bukti potong Pajak Penghasilan (Formulir 1721-A2) dan memberikannya kepada seluruh pegawai di unit kerja masing-masing sebagai kelengkapan dalam rangka pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.

Batas akhir penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2011 adalah 31 Maret 2012. Keterlambatan menyampaikan SPT akan dikenakan sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp100.000 sesuai dengan ketentuan dalam Undang-undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Ditjen Pajak menyebutkan pemberian bukti potong pajak para pemberi kerja kepada karyawannya diharapkan dapat membantu Wajib Pajak Orang Pribadi menjalankan kewajiban perpajakannya yaitu, menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi secara tepat waktu. (RO/OL-10)

Sumber : Mediaindonesia.com
Tanggal: 28 Maret 2012

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >

Survey Pajak

Apakah kenaikan pajak PBB DKI sampai 140%, sudah tepat ?
 

Diskusi Pajak Terbaru